Teknik, Formula, dan Cara Menulis Penawaran Produk yang Menarik

membuat penawaran produk

Salah satu produk tulisan yang dapat kita hasilkan adalah konten pemasaran. Spesifiknya berupa penawaran produk. Nah untuk Anda yang bertanya bagaimana cara menulis penawaran produk yang menarik? Anda akan menemukan jawabannya di artikel ini.

Kita akan bahas teknik, formula, dan sekaligus cara menulis penawaran produk yang menarik. Mari kita bahas.

Apa Itu Penawaran Produk? Apa Saja Bentuknya?

Pada dasarnya, penawaran produk adalah konten yang kita hadirkan untuk keperluan menawarkan produk. Bentuk penawaran produk ini bermacam-macam, bisa berupa:

  • Artikel promosi,
  • Landing page penawaran produk,
  • Halaman penawaran produk,
  • Video penawaran produk,
  • Presentasi penawaran produk,
  • dan banyak lagi.

Tentunya tiap pemasar membutuhkan jenis konten yang berbeda. Tergantung media yang mereka pakai, juga tergantung dari tujuan pemasaran mereka.

Formula dan Teknik Menulis Penawaran Produk

Untuk memudahkan Anda membuat penawaran produk, Anda bisa menggunakan formula tertentu. Salah satu formula yang banyak dipakai dalam membuat penawaran produk adalah formula AIDA.

AIDA adalah singkatan dari Attention, Interest, Desire, dan Action. Format ini dapat Anda pakai untuk membuat penawaran apapun. Mau itu membuat artikel pemasaran, video pemasaran, presentasi penawaran, dan sebagainya.

Lebih detail dan lengkap seputar formula AIDA dapat Anda pelajari di video berikut.

Inti dari Formula AIDA Untuk Penawaran Produk yang Menarik

Seperti yang sudah disebutkan, AIDA terdiri dari: Attention, InterestDesire, dan Action. Lebih lengkapnya mari kita bahas.

1. Attention = Rebut Perhatian Audiens

Tahap pertama adalah merebut attention (perhatian) audiens. Jadi, kita harus mengawali penawaran produk kita dengan sesuatu yang bisa menarik perhatian audiens. Untuk menarik perhatian audiens, kita bisa gunakan headline ataupun pembuka yang menarik.

Contoh, kita bisa gunakan:

  • Headline yang menarik,
  • Cerita/kisah yang menarik,
  • Fakta yang menarik,
  • Bisa juga gunakan pertanyaan.
  • Ataupun gunakan berbagai kemasan/konten kreatif lainnya.

2. Interest: Saatnya Membangun Ketertarikan

Di tahap ini kita akan membangun ketertarikan audiens. Beberapa cara yang bisa digunakan misalnya:

  • Menampilkan manfaat dan keunggulan produk/jasa kita,
  • Menunjukkan berbagai keuntungan yang didapat oleh pembeli,
  • Gambarkan dengan jelas, menarik, dan memancing minat pembeli.

3. Desire

Di tahap ini kita akan makin meyakinkan audiens untuk membeli produk/jasa kita. Beberapa cara yang bisa digunakan misalnya:

  • Menjelaskan kembali berbagai keuntungan yang akan didapatkan oleh audiens,
  • Yakinkan dengan testimonial atau portofolio,
  • Hadirkan bukti-bukti,
  • dan sebagainya.

4. Action = Saatnya Bertindak

Paling penting dan sekaligus paling utama adalah bagian ini. Saatnya menampilkan call to action. Di tahap ini, saatnya mengajak audiens untuk melakukan sesuatu yang Anda inginkan. Tidak lain tidak bukan adalah membeli produk Anda.

Jangan pernah melupakan bagian ini. Sebab di sinilah kita akan mengajak audiens untuk bertindak.

Nah itulah ulasan lengkapnya. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *